Budget Traveling to Seoul (Part 6 – My First Time)


Akhirnya… bulan lalu tanggal 14 April 2014 waktunya saya untuk pergi ke salah satu destinasi impian saya, Seoul. Banyak hal yang saya lakukan untuk melancarkan perjalanan saya kesana, sebagian besar adalah hal-hal baru yang pertama kali saya alami. Salah satunya adalah naik pesawat, hahaha. I have my own reason for that so I will not explain more about it ;-). Hari Senin pagi saya bangun cukup pagi mengingat kemarin seharian saya menghabiskan waktu hanya untuk packing. Yeah, you read it right… seharian. Namanya juga newbie jadi masih banyak kekhawatiran melewati scanning, imigrasi, dll. Kembali ke hari Senin pagi, setelah saya yakin tidak ada yang tertinggal dan cek waktu janjian dengan teman saya (saya pergi berdua dengan dia), saya mulai merasa cemas. Pertama karena ini pertama kalinya saya pergi meninggalkan keluarga sendirian selama 9 hari terlebih tujuannya adalah ke luar negeri, Ini juga pertama kalinya saya pergi ke luar negeri. Saya sudah bilang kan sebelumnya akan banyak “My First Time” ditulisan saya kali ini, hehehe.

20140414_090342_Fotor_Fotor

Kami pergi dari Bandung dengan bus Primajasa dari daerah Batununggal. Harga tiket waktu itu Rp 90.000,- (termasuk bagasi max 20kg). Walaupun penerbangan kami pukul 20.30 WIB kami merasa perlu untuk meluangkan waktu yang agak lama karena ini pertama kalinya kami melakukan penerbangan internasional, jadi kami memutuskan untuk pergi jam 1 siang dari Bandung. Sampai di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 4 sore kami memutuskan untuk Sholat dan makan sebelum penerbangan mengingat kami akan melakukan penerbangan selama 7 jam. Setelah selesai mendaftarkan bagasi dan membayar pajak bandara sebesar Rp 150.000,- kami langsung bersiap ke gate untuk boarding dan setelah menunggu cukup lama ternyata pesawat kami terlambat 1 jam. Kami langsung bertanya ke petugas disana apakah kami masih sempat mengejar connecting flight kami yang jaraknya hanya 1 jam 30 menit (berarti sisa waktu kami 30 menit karena keterlambatan tadi) petugas meyakinkan kalau kami bisa mengejar penerbangan kami berikutnya.

Ternyata pengalaman terbang pertama saya tidak buruk, malah menurut saya menarik. Walaupun harus saya akui landing adalah yang paling menyeramkan dari semuanya. Ketika sampai di LCC Terminal kami berjalan cukup jauh untuk sampai ke tempat transit, ketika sampai di tempat transit kami disuruh lari oleh para petugas (okay, bayangkan lari-lari di bandara tengah malam dan bawa ransel. How exciting!) karena pesawat hanya tinggal menunggu kami. Setelah sampai di pesawat semua orang sudah masuk hanya tinggal orang-orang yang terbang bersama kami dari Jakarta. Fiuh, akhirnya… one step closer menuju Seoul.

Penerbangan pertama dan kedua saya ini dihabiskan hanya dengan tidur karena kami akan sampai pagi hari dan langsung menjelajah Seoul jadi kami HARUS tidur. Ketika pertama kali sampai di Incheon International Airport, wuah rasanya campur aduk antara senang, sedih, lega dan penasaran. Saya penasaran dengan kereta yang membawa kami ke bagian imigrasi dan tentang bandara Incheon itu sendiri karena bandara ini salah satu bandara terbaik dan terbesar di dunia. Bagaimana isi bandara ini (yang sayangnya tidak sempat saya jelajahi lebih lama).

20140415_102327_Fotor_Fotor_Collage_Fotor

Setelah turun dari kereta kami memutuskan untuk menyegarkan diri sebelum menuju imigrasi kemudian mengambil bagasi yang kebetulan saat kami lihat ada tepat di depan kami jadi kami tidak perlu menunggu lama. Setelah memberikan Custom Declaration, kami pun sampai di pintu kedatangan dan memutuskan untuk mencari sarapan dan membeli T-Money Card. Pertama kami mencoba ke GS-25 yang ada disebelah kiri pintu kedatangan, ternyata T-money card habis di GS-25 jadi kami hanya membeli Kimbab Sayuran dan Banana Milk untuk sarapan. Setelah sarapan kami mencoba ke 7/11 untuk membeli T-Money Card dan Alhamdulillah kami dapat Seoul Citypass+ (berfungsi juga sebagai T-Money Card ditambah ada kupon diskon didalamnya) kami putuskan untuk langsung mengisi 40.000 KRW untuk perjalanan kami. Setelah itu berbekal peta bandara dan petunjuk dari bagian informasi kami menemukan tempat membeli tiket airport limousine bus dan membeli tiket sesuai jurusan kami.

20140415_103014_Fotor_Fotor_Collage_Fotor

Kami menginap di Banana Backpackers Hostel daerah Jongno dekat Changdeokgung Palace jadi kami membeli tiket untuk bus nomor 6011 seharga 10.000 KRW (kalian juga bisa beli tiket limousine bus dengan T-Money tetapi harganya tetap 10.000 KRW (tidak ada diskon T-Money). Setelah beberapa selca dan beberapa tiupan angin dingin 🙂 akhirnya bus yang kami tunggu datang, waaahhhh… busnya nyaman dan lapang… saya sarankan kalau tidak mau repot karena membawa barang, paling mudah memang naik limousine bus dari Incheon Airport. Membutuhkan waktu sekitar 1 jam 15 menit untuk sampai di halte tujuan kami dan 5  menit berikutnya berjalan ke Hostel, setelah check-in dan diberi penjelasan mengenai hostel kami pun sampai di ‘kamar’ kami selama seminggu kedepan. YAY! Finally, We’re here!

20140415_115108_Fotor_Fotor_Collage_Fotor

– Bersambung –

Iklan

4 comments

    • Hahaha iya…
      Kalo saya budget untuk di korea aja sih ga lebih dr 7jt, tapi kalo budget sebenernya tergantung akomodasi dan kemana aja tujuan kita… kalo engga banyak tempat wisata yg tiketnya mahal ya bisa lebih murah… amin… semoga saya juga bisa kesana lagi 🙂

  1. Selalu senang yaa dalam setiap pengalaman yang pertama kali. Kesannya pasti dalem banget… Ditunggu cerita-cerita Seoul-icious nya, pasti seru banget… Penuh bunga kah disana? Mau kesana lagi ah on spring, setelah musim gugur kemarin ke Korea…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s