Take me there

Budget Traveling to Seoul (Part 1 – Awalnya…)


Sudah cukup lama juga saya suka dengan berbagai hal dari Korea, terutama Entertainment dan Kebudayaannya. Awalnya saya suka dramanya kemudian berlanjut ke musiknya, film sampai acara tv. Entah kenapa, ada saja hal yang saya suka dari negara itu, mungkin karena tahu betapa sulit perjuangan seseorang untuk menjadi artis disana, dengan sistem training yang lama dan juga banyaknya saingan untuk debut di Industri hiburan Korea. Saya jadi semakin suka dengan Korea yang akhirnya menimbulkan keinginan untuk benar-benar mengunjungi Negeri Ginseng itu.

image

Niat ingin mengunjungi negara tersebut memang sudah ada, awalnya hanya mimpi, tanpa realisasi. Belum terpikir juga seperti apa, tapi di tahun 2011 saya mulai banyak baca buku mengenai traveling ke sana dengan biaya yang masuk akal (Contoh : Rp 3 Juta Keliling Korea dalam 9 Hari & Seoulvivor). Buku-buku itu membuat saya berpikir bahwa sangat mungkin untuk melakukan perjalanan ke sana. Banyak juga acara TV dan teman di twitter yang melakukan planning dan perjalanan kesana yang membuat semangat saya semakin menggebu untuk melakukan perjalanan kesana.

Sebagai awal, saya menceritakan ide ini ke teman kerja saya yang juga suka dengan Korea. Gayung bersambut, teman saya ini setuju untuk melakukan perjalanan ke Seoul kemudian kita berencana mengajak teman kita yang kita tahu memang suka juga dengan Korea untuk melakukan perjalanan kesana. Makin banyak makin seru. Setelah kita bertanya pada teman kita itu ternyata dia juga punya minat yang sama dengan kita dan mengiyakan ajakan kita, sebagai langkah awal persiapan perencanaan perjalanan kita, kita bertiga apply buku Travel Guide & Map dari KTO Indonesia yang pada saat itu diberikan secara gratis. Beruntungnya, pikir kami.

image

Jadilah sejak November 2011 kita sibuk mempersiapkan perjalanan ke Seoul untuk April 2014 selama 9 hari. Kenapa kami memilih April 2014? Pertama karena agar waktu menabung cukup, kedua kami bisa melihat Cherry Blossoms disana. What a dream indeed. Kami membuat list tempat-tempat yang ingin kami datangi dan mencocokkannya bersama, menghitung budget perkiraan dan kemudian menghitung budget yang kami butuhkan agar perjalanan ini mungkin dilakukan.

Setelah melakukan rapat pertama mengenai itinerary dan budgeting kami kemudian melakukan pencarian untuk guesthouse yang sekiranya akan kami pilih untuk penginapan disana. Saya bertugas untuk mencari Guesthouses tersebut dan nantinya kami akan memilih. Setelah melakukan research akhirnya diputuskan kami akan mencoba Apple Backpackers. Selain karena mereka punya promo free one night untuk menginap seminggu tempatnya pun di tengah kota Seoul. Sehingga menurut kami itu akan menguntungkan karena kami hanya perlu berjalan kaki menuju Gyeongbokgung, Deoksugung, Insadong dan Myeongdong. Setelah itu kami pun research lewat buku dan internet mengenai semua destinasi kami, sangat bersyukur Korea punya banyak website mengenai tempat-tempat wisata mereka sehingga memudahkan kami melakukan planning. Setelah menetapkan kemana saja kami akan pergi di Seoul, dimana kami menginap, perkiraan transportasi dan makan, kami sudah punya itinerary lengkap dengan harganya untuk 9 hari 8 malam di Korea. Sampai sini kami belum menentukan tanggal pastinya, hanya saja kami akan mencoba tanggal-tanggal yang memungkinkan kami melihat Cherry Blossoms Festival di Seoul. Langkah selanjutnya adalah berburu tiket promo pesawat ke Seoul.

-Bersambung-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s