Is It Okay to Dream?


spring in korea

Saya percaya pada ungkapan “Bermimpilah setinggi langit”.

Ungkapan tersebut sering didengar, sering juga hanya menjadi sebuah ungkapan, di dengar sambil lalu. Tidak bermakna apa-apa. Tetapi saya percaya ungkapan tersebut adalah hal yang harus kita lakukan, karena saya percaya hanya dengan bermimpi yang tinggi maka kita akan bekerja lebih keras.

Dulu, saya berdalih ‘realistis’ sehingga menetapkan target-target yang ‘segitu-segitu’ saja. Saya pikir realistis = jangan bermimpi tinggi, ukur kemampuan, kalau sepertinya tidak mampu jangan dipaksakan. Padahal, begitu banyak kesempatan yang mungkin saja terlewat ketika saya berpikir seperti itu.

Misalnya, saya berpikir ingin melanjutkan sekolah diluar negeri. Misalnya bahasa yang digunakan di negara tersebut Bahasa Inggris, saya tidak bisa bahasa inggris, keadaan keluarga sekarang sepertinya tidak akan mampu membiayai sekolah saya diluar negeri. Jika saya masih berpikir seperti dulu, saya pasti masih diam, mencari kesibukan yang menurut saya ‘sesuai’ dengan ‘kemampuan’ saya, dan… masih ‘bermimpi’ untuk bisa sekolah diluar negeri.

Padahal, bila saya bermimpi ingin sekolah keluar negeri seharusnya saya mencambuk diri saya sendiri untuk berusaha lebih keras. Tidak bisa Bahasa Inggris, saya akan mencari tempat untuk les Bahasa Inggris, Tidak punya biaya, saya akan mencari beasiswa. Memangnya semudah itu? Biaya les Bahasa Inggris dari mana? Memangnya akan dapat beasiswanya?

Tentu tidak akan semudah itu, bahkan ada (besar) kemungkinan saya akan gagal. Tapi, dengan punya mimpi untuk sekolah keluar negeri, saya jadi lebih rajin belajar agar nilai bagus dan kemungkinan dapat beasiswa meningkat. Saya akan mencari cara mendapat uang tambahan atau menyisihkan gaji (bila sudah bekerja) untuk membiayai les Bahasa Inggris dan keperluan lainnya. Saya akan bergerilya mencari beasiswa dengan berbagai macam spesifikasi agar memperluas kesempatan mendapat beasiswa. Bila semua usaha saya gagal? Saya pikir tidak ada salanya mencoba dan berusaha. Kerja keras saya tidak akan sia-sia. Hal terpenting adalah, saya sudah berusaha dan tidak akan penasaran.

Satu hal yang perlu kita ingat, mimpi kita akan tetap menjadi mimpi tanpa ada usaha mewujudkannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s