The Drive


Semangat untuk pergi ke Korea Selatan tumbuh lagi di pertengahan tahun 2012 ini. Entah bagaimana pikiran untuk mendatangi Negeri Ginseng ini seperti ulat yang menggelitik saya, setelah bertahun-tahun saya yang selama ini hanya bisa bermimpi, sekarang seperti dapat dorongan untuk benar-benar mewujudkannya. I just thought it would be a great trip for my 25th birthday, so I’ll go for it.

Buku-buku ini mungkin jadi inspirasi dan motivasi saya untuk pergi ke Negeri Ginseng. Buku dan penulisnya memberi saya inspirasi dan dorongan imajiner bahwa saya juga bisa seperti mereka, travel the world or should I say… South Korea.

Sebenarnya banyak buku tentang perjalanan Korea yang saya temui, tetapi selama ini saya jarang membacanya. Alasannya adalah saya takut ingin pergi kesana. Saya takut setelah membaca buku-buku itu saya jadi ingin pergi kesana tetapi saya tidak bisa membiayai perjalanan tersebut. Maklum, buku-buku itu terbit ketika saya belum lulus sekolah dan bekerja. Sekarang ketika saya sudah bekerja dan memiliki penghasilan yang tetap, saya membaca buku Seoulvivor dan keinginan saya untuk menginjakkan kaki ke Korea Selatan kembali muncul setelah tidur yang panjang.

Akhir-akhir ini saya juga sering membaca timeline Claudia Kaunang mengenai tripnya ke berbagai negara dan tips-tipsnya juga saya pikir sangat sesuai dengan saya. Saya ingin menjadi Budget Traveller, melakukan perjalanan dengan sewajarnya tidak terlalu mahal dan tidak juga terlalu irit sampai saya tidak bisa menikmati perjalanan.

Semakin saya membaca dan research saya semakin percaya perjalanan ini mungkin untuk dilakukan dan saya juga tidak sendiri, walaupun saya pemula saya harus yakin saya bisa karena perjalanan ini akan saya rencanakan dengan sebaik mungkin, dengan kepala dingin dan tidak terburu-buru (Okay, I sound like a real-A-blooded-woman, :P)

Alasan lainnya mungkin juga karena saya ingin merasakan musim gugur dan musim semi disana. Saya selalu menyukai gambar dan foto-foto musim gugur dan musim semi. They’re lovely! Saya juga selalu bertanya bagaimana rasanya musim gugur? apakah dingin? apakah hangat? ataukah campuran dari keduanya? Bagaimana pemandangan musim semi? apakah cherry blossom itu memang seindah seperti yang di foto? atau bahkan lebih indah? saya penasaran, blame me! 🙂

Oleh karena itu, saya merencanakan perjalanan saya untuk musim gugur atau musim semi di Bulan September dan April, menurut kebanyakan orang dan website yang saya baca juga dua musim ini adalah yang paling tepat untuk melakukan perjalanan kesana karena udaranya tidak terlalu ekstrem.

Semoga saya bisa mewujudkan perjalanan ini. Encourage me! 🙂

Iklan

5 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s