Story of Blue Storm Jakarta [Cancellation]


Kamis dini hari saya terbangun dari tidur karena mimpi yang aneh. Saya datang ke konser C.N.BLUE, tapi sampai jam 20.30 WIB konser tidak juga dimulai dan penonton mulai resah. Semua penonton di tribune disuruh untuk pindah ke festival karena di festival kosong. Setelah pindah konser tetap belum dimulai, semua penonton mulai resah. Saya terbangun dan baru mentweet kejadian ini di twitter jam 7.30 ketika saya di jalan untuk pergi kerja. Creepy. [apakah ini pertanda?!]

Ketika saya membuat judul post pertama saya mengenai BLUESTORM, tidak pernah sekalipun saya berharap akan ada Judul yang sama dengan akhiran CANCELLATION yang akan saya buat. Tidak pernah berharap konser ini akan batal dan pastinya mau itu BOICE Indonesia/bukan yang berencana untuk nonton konser ini sedih dan kecewa atas keputusan ini. Tapi, sebagai fans sepertinya kita tidak bisa berbuat banyak karena faktanya apapun yang sudah kita lakukan selama 3 bulan mengharapkan dan mempersiapkan diri kita untuk konser ini, FnC Music sepertinya tidak melihat kita yang jelas-jelas sudah membeli tiket konser ini sebagai pertimbangan.

Kamis siang saya tahu dari teman saya yang baca berita di ALLKPOP bahwa FNC Music membatalkan konser di Indonesia, dia bertanya pada saya apakah berita ini benar?! Saya langsung cek timeline dari promotor disini, Starlight Indonesia, tapi belum ada penjelasan apapun. Fans resah, media partners seperti KoreanUpdates, KoreanIndo, dan BOICEINDONESIA sepertinya juga dibombardir dengan pertanyaan yang sama? “APAKAH BENAR KONSER BLUESTORM BATAL?”

Semua menunggu pernyataan dari Starlight, dan setelah beberapa lama menunggu ternyata benar dan It’s Official BlueStorm Jakarta BATAL. My heart hurts when read the news, setelah membaca berita itu pertanyaan yang terus ingin saya tanyakan ke setiap orang terlebih ke Starlight dan FnC Music adalah KENAPA?! Can’t you see our effort for this concert?! and how CNBLUE reacts to this cancellation?

Saya yakin semua orang yang harapannya sudah dibawa terbang tinggi selama 3 bulan, yakin band yang ingin dilihatnya akan datang ke negara mereka dan tiba-tiba H-2 konser mereka mendapat berita “SORRY WE CANCEL THE CONCERT!” akan sangat heartbroken. And the easy way out of the miserable feelin’ at that time is to blame someone. Sangat banyak BOICE yang menyalahkan promotor Indonesia (Starlight), Agensi CNBLUE (FnC Music) sampai media partner ikut di salahkan. Tapi tidak sedikit juga yang memberi support pada Starlight dan seluruh media partner (official or not) agar terus bersemangat karena bukan hanya fans yang dirugikan semua yang mendukung acara ini pun pasti rugi, menurut saya ini semua hanya salah satu bentuk kekecewaan fans yang entah harus disampaikan kemana. Walaupun semua pihak mengklaim mereka sudah melakukan yang terbaik, at the end of this, fans terutama BOICE adalah yang paling sakit hatinya karena impiannya pupus.

Sore hari masih di hari Kamis 24 September 2011, Starlight Indonesia memberi penjelasan tentang kenapa konser dibatalkan dan karena salah satu poin dalam kontrak tidak dapat dipenuhi oleh Starlight Indonesia dan apakah itu? Itu adalah syarat bahwa 80% venue harus terisi. Jadi ketika poin itu tidak terpenuhi mereka membatalkan konser.

Keesokan harinya saya baca kronologis pembatalan konser ini dari DetikHot. Ini kutipan beritanya :

Jakarta – Konser CNBlue di Jakarta sebagai bagian dari rangkaian CNBLUE 2011 Asia

Tour Concert resmi dibatalkan. Konser yang seharusnya digelar Sabtu (26/11/2011)

besok itu menyisakan banyak pertanyaan karena pembatalan dilakukan hanya dua hari

sebelum konser. Simak kronologinya:

1. 29 Juni 2011, perwakilan Boice Indonesia diajak duduk bersama pihak promotor

CNBlue. Mereka membicarakan kemungkinan membawa CNBlue untuk konser di Indonesia.

Akhirnya ditetapkan, CNBlue akan konser di Jakarta akhir tahun ini.

2. Lokasi konser ditetapkan di Skenoo Hall Gandaria City yang berkapasitas sekitar

2.000 orang. Saat itu pihak promotor sudah memberitahu segala spesifikasi lokasi

konser. Termasuk luas lokasi, kapasitas, tinggi panggung, dan sebagainya. Pihak

FnC Music, agensi CNBlue menyatakan tak ada masalah.

3. Kontrak pun ditandatangani. Salah satu klausanya berbunyi: jika penonton tak

mencapai 80% dari keseluruhan kapasitas lokasi konser, FnC Music berhak

membatalkan konser secara sepihak. Promotor setuju.

4. Satu bulan sebelum konser, tim advance FnC Music mengunjungi Jakarta untuk

survei ke lokasi. Mendadak mereka tak setuju dengan Skenoo Hall Gandaria City.

Lokasi tersebut dianggap terlalu kecil, bergema, tak cocok untuk konser band, dan

berbagai alasan lainnya. FnC Music menyatakan ingin pindah lokasi atau konser

dibatalkan.

5. Tiket sudah hampir terjual seluruhnya. Promotor pun bimbang untuk mundur atau

mencari lokasi baru yang bisa digunakan pada tanggal 26 November. “Kami memutuskan

untuk terus maju,” ujar Poppy Deviana, Project Manager Starlight Management, saat

jumpa pers di Novotel Hotel.

6. Mencari lokasi kurang dari satu bulan sebelum acara tentu tak mudah. Seluruh

tempat yang bisa digunakan untuk konser full book. Hanya JITEC Mangga Dua Square

yang kosong pada malam natal, 24 Desember.

7. FnC Music menawarkan untuk memindahkan tanggal konser ke 24 Desember. Promotor

tak setuju. Siapa yang mau menonton konser di malam natal?

8. Mendadak JITEC Mangga Dua Square kosong di tanggal awal konser, 26 November.

FnC Music memeriksa lokasi dan setuju. Promotor juga setuju.

9. Kenapa JITEC yang dipilih? Sederhana, karena itu satu-satunya tempat yang

kosong di tanggal 26 November. Namun masalah baru muncul, kapasitas JITEC adalah

6.500 orang. Target 80% penonton di kontrak pun otomatis menyesuaikan. Tanggal 26

November tinggal kurang dari satu bulan.

10. 9 November 2011 konferensi pers digelar, pihak promotor pun menyatakan secara

resmi pada media lokasi konser dipindahkan.

11. Dua hari sebelum konser, tim FnC Music kembali mengunjungi Jakarta. Tiket yang

terjual baru sekitar 3.600 tiket. Target tak terpenuhi.

12. Tim advance tak mau begitu saja membatalkan konser. Mereka menghubungi kantor

pusat Korea, tak ada jalan, CNBLUE 2011 Asia Tour Concert ‘BLUESTORM in Jakarta’

itu harus dibatalkan karena promotor dianggap tak bisa memenuhi permintaan dalam

kontrak.

13. Rabu malam, 23 November 2011, isu pembatalan konser menyebar terutama di

Twitter. Fans mulai resah. Akun Twitter FnC Music dan Starlight Management adem

ayem tak meng-update apapun.

14. Kamis pagi, 24 November 2011, FnC Music merilis pemberitahuan resmi pembatalan

konser lewat website mereka.

15. Kamis sore, 24 November 2011, promotor menggelar jumpa pers di Novotel Hotel,

mengumumkan secara resmi pembatalan konser. Media diajak melihat-lihat lokasi.

Panggung dan seluruh kelas tempat duduk penonton sudah 80% selesai dikerjakan.

Ini bukan kali pertama konser KPop di Indonesia dibatalkan mendekati hari

pelaksanaan konser. Sebelumnya, JYJ dan Boyfriend juga pernah membatalkan konser

karena promotor dianggap tak sanggup memenuhi permintaan agensi artis.

(ast/mmu)

source : DetikHot

Penjelasan yang diberikan diatas membuat saya lebih clear tentang pembatalan ini tetapi semakin kecewa karena ada poin dimana Venue harus berubah dalam waktu yang semakin dekat ke waktu konser. Tapi seharusnya kita realistis juga kuota yang tadinya 2000 tapi karena pindah ke JITEC yang notabenenya lebih besar dan tetap harus memenuhi kuota 80% dari venue adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Kenapa?

1. Harga konser yang mahal mungkin karena tadinya tempat konser hanya untuk 2000

orang, ketika pindah ke JITEC walaupun kuota penonton jadi lebih banyak tidak

mungkin juga harga tiket jadi lebih murah, jadi ketika itu banyak promo-promo yang dilakukan oleh Starlight Indonesia yang banyak juga dikeluhkan oleh pembeli pre-sale dan earlybird ticket karena promo untuk mereka kurang. Ada beberapa promo yang beli 1 tiket kelas tertentu gratis 1 tiket lagi, dll. Sampai akhirnya ada tiket paling murah dengan harga 350.000. Semua itu sepertinya untuk memenuhi target 80% kuota venue yang harus terisi. Tetapi itu tetap tidak terpenuhi. Konser pun Batal.

2. Harga tiket yang mahal (lebih mahal dari konser 2PM di bulan yang sama di Indonesia) membuat konser ini hanya akan di dominasi oleh fans C.N.Blue yang memang benar-benar ingin melihat mereka langsung, dan kebanyakan fans mereka adalah anak sekolah.

Then again, it just my opinion. Mungkin ada benarnya tapi bisa juga salah. Apapun yang sebenarnya terjadi kita tidak pernah tau, hanya Starlight, FNC Music dan Tuhan yang tau. Sekarang yang tersisa adalah teman-teman BOICE yang sedang patah hati dan berdoa semoga C.N.BLUE akan datang ke Indonesia walau kita tidak tahu itu kapan, Terima Kasih untuk Starlight dan semua sponsor dan media partner yang sudah mau mengusahakan konser ini jadi kenyataan walau akhirnya harus tetap batal. Kita akan terus semangat dan support C.N.Blue.

CONCERT in Indonesia or Not we still love them. GO INDONESIAN BOICE!

#HimnaeIndonesianBoice

…26th November 2011 – Konser CNBLUE BLUESTORM IN JAKARTA BATAL…

The End

PS : while writing this post I listen to C.N.Blue Songs, How mellow of me >.<

Iklan

10 comments

  1. cuma bisa berencana, semua kembali padaNya…

    “tak perlu bersedih, tak perlu susah, gundah gulana
    ambil hikmahnya
    ambil indahnya
    hadapi saja”
    -iwan fals-

    hehe komen yg lebay…

  2. nyelekiiiiit, disaat sudah disiapkan..ternyata disaat mendekati hari H nya batal…tapi masih untung kita git, coba yg diluar kota udah pesen tiket pesawat dan pasti penginapan,,mereka lebih sakiit pasti…
    ada hikmah dibalik semua ini…semoga tetep bisa liat CN Blue walaupun gtw kapan…mudah2an secepatnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s